Layanan Kesehatan Sekolah Jangan Berhenti di Perkotaan
yd
Hai Kalteng - Palangka Raya - Jarak dan kondisi geografis jangan sampai menjadi penghalang bagi anak-anak di Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Program pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah dinilai perlu diperluas hingga satuan pendidikan yang berada di wilayah terpencil.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, mengatakan pemerataan layanan menjadi bagian penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak kesehatan secara layak. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan pelajar tidak semestinya hanya mudah diakses oleh siswa yang berada di kawasan perkotaan.
(Baca Juga : Antrean BBM Meluas, DPRD Minta Distribusi Segera Dipulihkan)
Ia mengingatkan, anak-anak yang bersekolah di desa dan wilayah pelosok juga menghadapi kebutuhan kesehatan yang sama. Karena itu, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis perlu mempertimbangkan kondisi wilayah agar tidak terjadi ketimpangan dalam pelayanan.
“Tempat tinggal seharusnya tidak menentukan apakah seorang anak bisa mendapat pemeriksaan kesehatan atau tidak. Pelayanan harus diupayakan menjangkau mereka yang berada jauh dari pusat kota,” ujar Faridawaty, Selasa (11/8).
Menurut dia, pemeriksaan kesehatan sejak usia sekolah memiliki manfaat penting karena sejumlah gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal. Kondisi kesehatan yang tidak terpantau berpotensi memengaruhi kenyamanan anak mengikuti kegiatan belajar dan perkembangan prestasinya.
Faridawaty juga berharap pemeriksaan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada kondisi kesehatan secara umum. Pemeriksaan gigi dan mata, katanya, juga penting diperhatikan karena kedua aspek tersebut dapat berkaitan langsung dengan aktivitas anak selama berada di sekolah.
Selain pemeriksaan, ia menilai siswa perlu dibekali pemahaman mengenai kebiasaan hidup bersih dan sehat. Edukasi tersebut diperlukan agar upaya menjaga kesehatan tidak berhenti setelah kegiatan pemeriksaan selesai.
“Deteksi dini dan edukasi harus berjalan bersama. Dengan begitu, anak bukan hanya mengetahui kondisi kesehatannya, tetapi juga memahami cara menjaganya sejak dini,” pungkasnya.
- Tinggalkan Komentar
Hai Kalteng