DPRD Kalteng

Golkar Minta APBD 2027 Disusun Realistis, Belanja Harus Tepat Sasaran

yd
Golkar Minta APBD 2027 Disusun Realistis, Belanja Harus Tepat Sasaran
Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Noor Fazariah Kamayanti. (IST)

Hai Kalteng - Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalteng diminta tidak hanya mengejar besaran angka dalam APBD 2027. Fraksi Partai Golkar DPRD Kalteng menilai kualitas perencanaan dan ketepatan belanja menjadi bagian penting agar anggaran daerah benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Pandangan itu disampaikan Juru Bicara Fraksi Partai Golkar Noor Fazariah Kamayanti dalam Rapat Paripurna Ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 DPRD Kalteng, Selasa (15/9).

(Baca Juga : Kemiskinan Tak Cukup Diatasi dengan Bantuan, SDM Perlu Diperkuat)

Dalam penyampaian pandangan umum terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kalteng 2027, Fraksi Golkar memberikan perhatian terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan setiap program yang telah direncanakan.

Menurut fraksi tersebut, target pendapatan harus disusun berdasarkan kondisi yang realistis. Perencanaan belanja juga perlu dilakukan secara cermat sehingga terdapat kesesuaian antara kemampuan keuangan daerah dengan program yang akan dijalankan.

Kesiapan pelaksanaan program turut menjadi perhatian. Jangan sampai program telah masuk dalam dokumen anggaran, tetapi pelaksanaannya tidak optimal karena berbagai kendala.

Di sisi lain, Fraksi Golkar mendorong penguatan belanja modal, terutama untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik. Belanja daerah diharapkan tidak sekadar terserap, tetapi mampu menghasilkan fasilitas maupun layanan yang memberikan manfaat langsung.

Masukan tersebut disampaikan sebagai bagian dari pembahasan RAPBD 2027 yang kini memasuki tahapan pembahasan antara DPRD dan Pemprov Kalteng.

Fraksi Golkar menilai kualitas APBD pada akhirnya akan terlihat dari seberapa jauh anggaran tersebut mampu diterjemahkan menjadi program pembangunan yang efektif dan memberikan hasil bagi masyarakat.