Jalan Pedalaman Katingan Butuh Perhatian
yd
Hai Kalteng - Palangka Raya - Bagi masyarakat yang tinggal di pedalaman Kabupaten Katingan, kondisi jalan bukan sekadar persoalan infrastruktur. Akses yang sulit turut menentukan kelancaran warga mendapatkan layanan pendidikan, kesehatan hingga menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Persoalan tersebut menjadi salah satu aspirasi yang banyak diterima Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Hj Siti Nafsiah, saat melaksanakan reses di sejumlah wilayah Katingan, termasuk kawasan Katingan Tengah hingga Katingan Hulu.
(Baca Juga : Wapres ke Kalteng, Dukungan Nyata Karhutla Dinanti)
Siti mengatakan, salah satu kondisi jalan yang cukup berat ditemui ketika menuju Tumbang Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu. Ruas tersebut menjadi akses darat yang menghubungkan wilayah Katingan Tengah dengan kawasan hulu.
Menurutnya, perjalanan menuju wilayah tersebut sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Saat kemarau, kendaraan masih dapat melintas meski dengan kondisi yang cukup berat. Namun, situasinya akan jauh berbeda ketika hujan turun.
“Waktu kami ke sana memang kebetulan kemarau, sehingga masih bisa dilewati kendaraan. Tetapi ketika hujan, jalannya menjadi sangat licin dan tentu menyulitkan masyarakat,” kata Siti, Selasa (8/9).
Ia menyebut, masyarakat dalam pertemuan reses lebih banyak berharap pemerintah memberi perhatian terhadap peningkatan kondisi jalan. Sebab, perbaikan akses dinilai akan memberikan dampak terhadap berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.
“Kalau akses jalannya sudah baik, masyarakat akan lebih mudah melakukan berbagai aktivitas. Mulai dari sekolah, mendapatkan pelayanan kesehatan sampai membawa hasil usaha mereka,” ujarnya.
Siti menjelaskan, ruas yang menjadi perhatian tersebut merupakan jalan negara. Selain memiliki badan jalan yang relatif lebar, jalur itu juga menjadi akses darat utama menuju wilayah Katingan Hulu.
Karena itu, menurut dia, kondisi jalan tersebut perlu mendapat perhatian bersama sesuai kewenangan masing-masing. Terlebih, keberadaan akses yang layak sangat dibutuhkan masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.
Selain persoalan jalan, sektor pendidikan turut masuk dalam aspirasi warga. Salah satunya mengenai kondisi fasilitas pendidikan di Desa Tumbang Marak, Kecamatan Katingan Tengah.
Siti mengatakan, meski jenjang SMP berada dalam kewenangan pemerintah kabupaten, aspirasi yang disampaikan masyarakat tetap menjadi bagian dari hasil reses yang akan diteruskan kepada pihak berwenang.
“Kami tetap menampung setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat. Untuk hal yang menjadi kewenangan kabupaten, tentu akan kami komunikasikan dan sampaikan kepada pemerintah daerah,” jelasnya.
Aspirasi lain datang dari sekolah yang belum memperoleh Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Masyarakat berharap program tersebut dapat diperluas hingga menjangkau sekolah-sekolah di wilayah pedalaman.
Siti menyebut, sekolah di Tumbang Marak serta SMA Negeri 1 Tumbang Sanamang menjadi bagian dari aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan program tersebut.
“Harapan mereka MBG juga bisa menjangkau sekolah yang ada di wilayah pedalaman. Beberapa sekolah yang kami temui memang belum mendapatkan program tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, keberadaan layanan internet Starlink bantuan Pemerintah Provinsi Kalteng mendapat respons positif dari masyarakat. Berdasarkan kunjungannya dalam rangkaian reses, Siti melihat fasilitas tersebut telah dimanfaatkan di sejumlah lokasi.
Ia mengatakan, dukungan akses internet menjadi penting bagi masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan jaringan komunikasi.
“Bantuan internet itu sudah dimanfaatkan oleh masyarakat dan fasilitas yang kami datangi. Mereka juga menyampaikan apresiasi karena bantuan tersebut sangat membantu,” pungkasnya.
- Tinggalkan Komentar
Hai Kalteng